Tandaseru — Warga di Kecamatan Morotai Timur, Pulau Morotai, Maluku Utara mengeluhkan jaringan internet Telkomsel di wilayah tersebut. Pasalnya, beberapa hari terakhir terjadi gangguan jaringan yang menyulitkan warga dalam berkomunikasi.

Amatan tandaseru.com, Rabu (9/12) jaringan 4G tak bisa terhubung. Alhasil, warga harus lari ke kebun, gunung, pantai, naik ke atas pohon, hingga ke desa tetangga, Daeo.

“Kita di sini cari sinyal sama dengan cari emas dan berlian. Kita telepon saudara yang kuliah di Ternate sulit sekali, kadang harus naik ke atas pohon atau pergi ke pantai cari-cari sinyal,” ungkap Ketua Pemuda Desa Gamlamo Sukardi Ekene.

Sukardi bilang, jika jaringan 4G tak berfungsi, paling tidak jaringan telepon harus bagus. Dengan begitu, komunikasi dengan kerabat di tempat lain tak terputus.

“Biar jaringan internet 4G tidak ada, yang penting dia punya jaringan Telkomsel bagus. Ini jaringan Telkomsel saja terkadang hilang timbul tenggelam,” tuturnya.

Senada, salah satu siswa Madrasah Aaliyah asal Desa Sambiki, Ulen, mengaku bingung mengerjakan tugas sekolah. Sebab biasanya internet dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas sekolah.

Siswa di Morotai Timur mengaku kesulitan mengerjakan tugas saat sinyal minim. (Tandaseru/Irjan)

“Saya punya tugas, selain cari di buku saya juga cari di internet untuk belajar. Tapi sulit sekali dengan jaringan ini, jaringan di sini so lama sekali tara bagus,” kata Ulen.

Pardi Sumtaki, warga Desa Sangowo Barat juga menyampaikan keluhannya melalui status Facebook.

“New info. Disampaikan kepada petugas Telkomsel kiranya jaringan yang ada di Sangowo mohon diperbaiki dulu. Ini ibukota kecamatan, pengguna atau pemilik HP cukup banyak. Untuk mau buka pesan WhatsApp atau Facebook saja butuh waktu 5 menit sampai 30 menit loading-nya kurang lebih seperti itu, bahkan mungkin bisa 1 jam,” tulis Pardi.